Maka Waktu Itu

Ada masa dimana putri menjadi upik abu
diperbudak rasa atas nama hati
diperbodoh angan angan atas nama kesetiaan
dijadikan korban tanpa tahu permasalahan
Ah
aku bodoh dalam menentukan pilihan
mengira semua akan jadi kesempurnaan
  padahal akhir jauh dari yang kuharapkan
Dan aku si upik abu
pelakon ulung dari kisah penuh kenyataan
Ya
aku malu untuk mengatakan. namun enggan untuk memendam
Maka waktu itu
aku si upik abu
benar-benar mencintaimu
Advertisements

Senja Penuh Sayatan

senja menjadi awal dari sebuah malam
ditemani deru kendaraan diluar sana angin bertiup kencang
pun matahari yang mulai rehat karena kelelahan
disini aku dan kamu terdiam
dengan takzim terus saling memperhatikan
membendung emosi membiarkan perasaan terus berjalan
tak berani menyalahkan karena memang tak perlu disalahkan
matamu mataku menatap namun enggan berpaling
tanganmu tanganku saling menggengggam namun enggan melepas
lidahmu lidahku kelu tak mampu ucap sebuah kata
disini aku dan kamu terdiam
hanya bisa mencaci waktu dalam umpatan
mengubur segala rasa dalam hati penuh sayatan
tak mampu menyalahkan pertemuan singkat nan melelahkan
lelah karena harus bersabar
lelah karena harus memulai hidup dalam penantian
lelah karena harus menanggung rasa rindu yang menggelora
kini senja juga menjadi awal dari kisahmu dan kisahku
kisah panjang yang bermula dari pertemuan singkat
tak lama, namun layak dikenang
perlahan matamu mulai berpaling
tanganmu mulai melepas
lidahmu mulai ucapkan kata perpisahan
dan aku tetap terdiam
namun mata mulai munculkan bulir kesedihan
sembari memperhatikanmu yang mulai menghilang
ditengah deru kendaraan yang kian mengencang
dan aku tetap terdiam
bertekad menanti dengan segenap rindu
dan berharap kau kembali agar dapat bertemu

730

deru ombak
kasarnya pasir
ranting pohon yang terdampar
manusia-manusia sibuk dengan khayalan masing-masing
sedang aku?
serupa. Aku pun begitu
berkhayal
tidak. Lebih realistis
aku meratapi nasib
tinggal menunggu matahari tenggelam
maka kisah kita berakhir
ditutup tragis dengan bisingnya angin laut
kalau begitu,
bolehkah kuucapkan terimakasih untuk 730 hari yang telah kita habiskan bersama?